Ongkos dan Penerimaan

A. Penerimaaan (Revenue)

Penerimaan atau Revenue adalah semua penerimaan produsen dari hasil penjualan barang atau outputnya. Macam-macam revenue sebagai berikut :

• Total Revenue (TR) adalah penerimaan total dari hasil penjualan output.

TR = P.Q dimana : P=Price / harga

Q= Quantity / Jumlah barang

• Average Revenue (AR) adalah penerimaan per unit dari penjualan output.

AR = TR / Q = P.Q / Q = P Jadi AR = P

• Marginal Revenue (MR) adalah kenaikan atau penurunan penerimaan sebagai akibat dari penambahan atau pengurangan satu unit output.

MR = ∆TR / ∆Q

Bentuk-bentuk kurva TR, MR, AR tergantung dari jenis pasarnya sebagai berikut :

• Pasar Persaingan Sempurna

Dalam pasar ini harga ditentukan oleh pasar.

Sifat-sifat dari konsep revenue sebagai berikut :

• Total Revenue naik pada saat Eh dari kurva permintaan (AR) lebih dari 1 yang berarti penurunan harga 1 %, berakibat kenaikan permintaan lebih dari 1 %.

• Total Revenue maksimum pada Eh = 1.

• Total Revenue turun pada saat Eh < 1 yang berarti penurunan harga 1 % berakibat kenaikan permintaan kurang dari 1 %.

 

Keuntungan Maksimum

Dalam menentukan keuntungan maksimum ada 2 cara sebagai berikut :

• Keuntungan maksimum dicari dengan jalan mencari selisih antara keuntungan

maksimum dengan ongkos minimum.

• Keuntungan maksimum terjadi pada saat MR =MC

 

MACAM-MACAM COST DAN REVENUE

A.Biaya (cost)

Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi.

Macam-macam biaya, yaitu :

1.      Total Fixed Cost(ongkos total tetap

adalah jumlah ongkos yang tetap yang tidak dipengaruhi oleh tingkat produksi.C)ontoh penyusutan, sewa, dsb.Biaya total (TFC) tidak tergantung pada kuantitas output (Q),sedangkan biaya variabel total bergantung pada kuantitas output.
2. Total Variabel Cost ( ongkos variabel total )

adalah jumblah ongkos-ongkos yang dibayarkan yang besarnya berubah menurut tingkat yang dihasilkan.Contoh ongkos bahan mentah, tenaga kerja dan sebagainya.

3. Total Cost (ongkos total )

adalah penjumblahan antara ongkos total tetap dengan ongkos total variabel. TC = TFC + TVC

4. Averege Fixed Cost ( ongkos tetap rata-rata )

adalah ongkos tetap yang dibebankan untuk setiap unit output.

AFC = (TFC / Q)*Q

Biaya tetap rata-rata (AFC) menurun secara kontinyu sampai mendekati garis

horisontal, karena AFC = TFC/Q

5. Averege Fixed Cost (ongkos variabel rata-rata)

adalah ongkos variabel yang dibebankan untuk setiap unit output.

AVC = TVC/Q

6. Averege Total Cost (onggkos total rata-rata)

adalah ongkos produksi yang dibebankan untuk setiap unit output.

ATC = TC / Q

7. Marginal Cost (ongkos marginal)

adalah tambahan atau berkurangnya ongkos total karena bertambahnya atau berkurangnya satu unit output.

MC = ∆TC / ∆Q = ∆TVC / ∆Q

 

Sumber : http://fyanghokil.wordpress.com/2011/03/07/ongkos-dan-penerimaan-2/

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: