Ulasan Artikel MENGGAGAS PENDIDIKAN ALTERNATIF

MENGGAGAS PENDIDIKAN ALTERNATIF

K

emajuan teknologi informasi dan telekomunikasi memberi manfaat besar pada dunia pendidikan. Tidak sedikit yang menjadikan teknologi informasi sebagai media pembelajaran baru yang menghubungkan masyarakat lintas kota bahkan Negara. Strategi in menjadi jalan pendidikan alternatif.

Model pembelajaran konvensional yang kerap dipraktikan selama ini dirasa banyak praktisi pendidikan kurang mencukupi untuk variasi strategi pendidikan yang lebih komprehensif. Kejenuhan yang dialami siswa maupun guru didalam kelas sering menimbulkan proses pembelajaran yang tidak sesuai dengan pencapaian pendidikan.

Rasa bosan guru ketika mengajar dan siswa saat menyerap pelajaran muncul diakibatkan variasi pembelajaran yang kurang efektif, terlebih transformasi materi yang dijelaskan hanya dalam bentuk ceramah dan menghafal. Akibat kekurangan ini, konsep pendidikan dalam kelas bagi sebagian orang tidak menarik sehingga mereka beralih ke jalur pendidikan berbasis virtual classroom(VC).

Tak heran jika saat ini mulai banyak lembaga pendidikan yang tertarik untuk mempraktikan konsep VC. Menurut pakar Pendidikan Biyanto, model pembelajaran ini sangat berbeda dengan proses pembelajaran konvensional secara umum. Ada berbagai inovasi yang bisa didapatkan disini, terutama jika konsep pembelajaran ini ditujukan pada anak – anak.

Konsep VC menawarkan kesempatan yang lebih menjanjikan untuk melakukan kolaborasi, koneksi, akses terhadap informasi, visualisasi yang menarik dan mendorong pihak-pihak yang terlibat untuk lebih produktif serta lebih cepat dalam memahami suatu pengetahuan.

Dalam perkembangannya, strategi pembelajaran di kampus-kampus tertentu mengalami pembaruan seiring dengan kemajuan teknologi informasi (TI). Tidak hanya menjadi model pembelajaran di kelas, tetapi kecanggihan teknologi ini pun pada akhirnya melahirkan konsep pembelajaran jarak jauh.

“VC sebagai sebuah cara baru dalam dunia pendidikan yang melibatkan teknologi internet membutuhkan sumber yang berbeda dibandingkan konsep e-learning yang sudah dikenal sebelumnya. Kebutuhan penjadwalan diatur secara mendetail bersamaan dengan siswa semuanya,” ungkap dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Sejumlah universitas baik dari dalam maupun luar negeri kini berpikir keras untuk memanfaatkan teknologi internet sebagai media baru bagi strategi pembelajaran jarak jauh. Di antara kampus yang menggunakan konsep pembelajaran seperti ini adalah Atlantik Internasional University (AIU) dan University of North Carolina (UNC) di USA serta Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan Universitas Padjajaran (Unpad) di Bandung.

International University misalnya,pada program perkuliahan menawarkan berbagai pilihan jurussan yaitu seni,bisnis,sains,teknologi,soaial, dan studi kemanusiaan. Perkuliahan online ini mampu menggaet mahasiswa berasal dari sekitar 180 negara. Sistem pembelajarannya pun memakai kurikulum terbuka.

Mahasiswa tidak perlu mengikuti materi-materi perkuliahan didalam kelas, tapi cukup berdiam diri di kamar sambil menatap komputer atau laptop masing-masing sesuai jadwal yang ditentukan.

Peter Kaggawa, alumnus Doctor of Public Healt AIU, dalam laman resmi AIU mengatakan, model pendidikan jarak jauh yang dipraktikan kampus yang terletak di Honolulu ini sangat kondusif, interaktif, dan praktis. Program ini telah membuat dunia menjadi seperti desa global dengan melibatkan siapapun untuk mendapatkan pendidikan bermutu.

Begitupun dengan Corinne Barnes,yang juga alumnus PhD in Communication Studies AIU. Dia menilai pendekatan yang diajarkan sangat menyegarkan karena diperkaya dengan berbagai program yang tidak membosankan. Kompetensi penelitiannya pun lebih banyak dibebankan pada masing-masing mahasiswa.

Pada model pendidikan ini, standar lembaga pendidikan tentu harus memiliki keampuan yang bermutu seprti kampus-kampus yang terakreditasi sehungga mahasiswaa yang mengambil program ini juga akhirnya mendapat ijazah seperti biasa ketika semua sistem kredit semester perkuliahan telah habis.

Penerapan metode pendidikan VC merupakan langkah tepat bagi orang-orang yang memiliki kesibukan tinggi, sementara keinginan untuk melanjutkan sekolah juga sangat kuat. Seperti di AIU yang menawarkan pendidikan jalur online bagi program master dan doktoral. Rata-rata orang yang mengambil program ini adalah orang-orang yang sudah menikmati karier di Negara-negara mereka berasal. (nafi’muthohirin)

Sumber : seputar Indonesia, minggu 11 maret 2012

 

Analisa Artikel:

Secara keseluruhan artikel yang ditulis sudah menggunakan bahasa yang menarik sehingga tidak membuat jenuh ketika membacanya. Namun masih ada beberapa penulisan yang tidak tepat seperti pada paragraf ke empat. Disitu disebutkan “…pakar Pendidikan Biyanto,…” sebaiknya antara kata pendidikan dan biyanto diberi tanda koma sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman arti. Kata “…Pendidikan…” juga tidak perlu diawali huruf kapital. Pada paragraf 9 juga ditemukan kata “menggaet”, sebaiknnya dicari padanan kata baku yang lebih baik seperti mengajak. Penulisan singkatan asing “VC” pun tidak konsisten,terkadang huruf dicetak miring namun pada kalimat lain ditemukan tercetak biasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: